Segala puji bagi Allah
Ta'alaa atas karunia ini semua, sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada
nabi Muhammad SHALALLAHU 'ALAIHI WASALLAM . ahlan wa sahlan antum
semuanya, selamat datang di CATATAN ini , semoga semua apa yang tertuang di
CATATAN ini bermanfaat bagi PAPA MIMIN pribadi dan juga antum semuanya,
jika ada salahnya mohon saran dan kritik dari antum semuanya. selamat membaca dan
menikmat.
“Dikit-dikit bid’ah, dikit-dikit
bid’ah,” “apa semua yang ada sekarang itu bid’ah?!” “kalau memang
maulidan bid’ah, kenapa kamu naik motor, itukan juga bid’ah.” Kira-kira
kalimat seperti inilah yang akan terlontar dari mulut sebagian kaum muslimin
ketika mereka diingatkan bahwa perbuatan yang mereka lakukan adalah bid’ah yang
telah dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Semua ucapan ini dan yang senada
dengannya lahir, mungkin karena hawa nafsu mereka dan mungkin juga karena
kejahilan mereka tentang definisi bid’ah, batasannya dan nasib jelek yang akan
menimpa pelakunya.
Karenanya berikut uraian tentang
difinisi bid’ah dan bahayanya dari hadits Aisyah yang masyhur, semoga bisa
meluruskan pemahaman kaum muslimin tentang bid’ah sehingga mereka mau meninggalkannya
di atas ilmu, Allahumma amin.
1. Perkataan beliau “jalan/cara dalam
agama”. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi Shollallahu ‘alaihi wa
‘ala alihi wasallam:
“Siapa saja yang mengadakan perkara
baru dalam urusan kami ini apa-apa yang bukan darinya maka dia tertolak”.
(HSR. Bukhary-Muslim dari ‘A`isyah)
Dan urusan Rasulullah Shollallahu
‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam tentunya adalah urusan agama karena pada urusan
dunia beliau telah mengembalikannya kepada masing-masing orang, dalam sabdanya:
أَنْتُمْ أَعْلَمُ بِأُمُوْرِ دُنْيَاكُمْ
“Kalian lebih mengetahui tentang
urusan dunia kalian”. (HSR. Bukhory)
Maka bid’ah adalah memunculkan perkara
baru dalam agama dan tidak termasuk dari bid’ah apa-apa yang dimunculkan berupa
perkara baru yang tidak diinginkannya dengannya masalah agama akan tetapi
dimaksudkan dengannya untuk mewujudkan maslahat keduniaan, seperti pembangunan
gedung-gedung, pembuatan alat-alat modern, berbagai jenis kendaraan dan
berbagai macam bentuk pekerjaan yang semua hal ini tidak pernah ada zaman Nabi
Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam. Maka semua perkara ini bukanlah
bid’ah dalam tinjauan syari’at walaupun dianggap bid’ah dari sisi bahasa.
Adapun hukum bid’ah dalam perkara kedunian (secara bahasa) maka tidak termasuk
dalam larangan berbuat bid’ah dalam hadits di atas, oleh karena itulah para
Shahabat radhiallahu ‘anhum mereka berluas-luasan dalam perkara dunia sesuai
dengan maslahat yang dibutuhkan.
===================================
Ustadz Maududi Abdullah, Lc:
kullu bid'atin dholalah' (semua bid'ah itu sesat) jangan pernah lanjutkan kepada Ilmu Dunia, karena Rosulullah tidak diutus untuk itu.
Soal ilmu dunia Rosulullah mengatakan “Kalian lebih tau daripada diriku tentang ilmu dunia kalian”
Tapi soal syari’at, soal agama, soal ketaatan, soal halal-haram, soal ibadah semua kalian bergantung kepada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasalam.
Kalau nabi Muhammad manusia terbaik dipermukaan bumi, manusia paling sholeh, manusia paling bertaqwa tidak berhak mengarang soal syari’at. Berhak kah anda mengarang soal syariat?
Anda tidak lebih sholeh dari nabi Muhammad itu PASTI!
Anda tidak lebih bertaqwa dari nabi Muhammad itu PASTI!
Anda tiak lebih pintar dari nabi Muhammad itu PASTI!
Ketika anda tidak lebih sholeh, tidak lebih pintar, tidak lebih mulia, tidak lebih bertaqwa PANTAS KAH ANDA MEMBUAT SESUATU?
Sudah membaca buku kisah "Ainun dan
Habibie" atau bahkan sudah menonton filmnya? Mungkin kebanyakan anda lebih
tertarik dan tersentuh dengan kisah romantis kesetiaan sepasang suami istri,
namun justru yang saya rasakan di sepanjang tulisan dalam buku dan film, adalah
sebuah pertunjukan "peperangan" dari seorang anak bangsa kepada
kebijakan pemerintahnya yang tidak berdaulat dan "tamparan" bagi
budaya bangsanya yang tidak mandiri di atas tanah airnya sendiri.
Spoiler:
Pada paruh tahun 80an akhir, sosok Habibie
menjelma menjadi idola dan simbol sosok intelektual yang shalih. Seorang
intelektual yang mumpuni diakui dunia barat, yang secara material sudah kaya
karena royalti dari rancangan sayap pesawat terbang yang terus mengalir seumur
hidup, dan digambarkan sebagai sosok yang taat dan rajin beribadah, bahkan
tidak pernah meninggalkan puasa sunnah hari Senin dan Kamis.
Pada masanya bahkan masih sampai kini, sosok
ini menjadi model bagi banyak sekolah dan lembaga pendidikan Islam, dengan
jargon "mencetak cendekiawan yang berotak Jerman dan berhati Mekkah".
Beberapa pihak bahkan menyebut sekolahnya sebagai lembaga yang mencetak Ulil
Albab. Bisa jadi karena sedikit banyak sosok Habibie waktu masa itu dianggap
pantas sebagai model Ulil Albab dalam perspektif cendekiawan.
Begitulah, "ruh intelektual" dari
sosok Habibie nampaknya lebih kental dikenal dari "ruh pejuang".
Makna Ulil Albab pun menyempit menjadi makna seorang cendekiawan pandai yang
memiliki kesalihan personal.
Efeknya adalah lahirlah konsep2 pendidikan
Islam yang berupaya memadukan kedua sisi itu dengan nama "IMTAQ dan
IPTEK", dengan ciri khas bergedung hebat, berorientasi mecusuar dan elitis
alias terpisah dari masyarakatnya, sebagaimana pusat menara gading para
intelektual.
Apa yang salah? Mungkin tiada yang salah, namun
yang kurang adalah memunculkan "ruh perlawanan" untuk membebaskan
bangsanya dari penindasan bangsa lain dan memperjuangkannya menjadi bangsa yang
berdaulat dan mandiri. Sesungguhnya itulah esensi semangat dari Habibie muda.
Benarkah Habibie hanya seorang Intelektual atau
Cendekiawan saja?
Sejak menginjakkan kaki di Jerman, yang ada di
kepala Habibie adalah membuat pesawat untuk Indonesia, untuk mensejahterakan
bangsanya, untuk keadilan sosial di negerinya. Hanya itu! Bukan sebagaimana
cita2 para mahasiswa hasil gemblengan pendidikan berorientasi kelas pekerja,
yaitu bekerja di perusahaan besar dengan gaji besar.
Habibie muda sadar dengan potensinya di masa
depan. Ia mendatangi pemerintah dan menawarkan untuk membangun Industri Pesawat
sendiri. Mental demikian mustahil lahir dari jiwa2 yang tidak merdeka dan tidak
mencintai Indonesia.
Soekarno dan pemerintahannya tidak mendengar
jelas suara itu. Maka, habibie muda melakukan perlawanan. Ia bekerja di negeri
Jerman, hasil karyanya begitu dihargai. Bahkan sindiran2 tentang Indonesia,
seakan sirna dengan karya-karya yang dibuat oleh Habibie.
Rezim Soekarno berubah menjadi Rezim Soeharto.
Nama habibie yang sudah meroket di luar negeri, membuat ketertarikan rezim
pemerintahan Soeharto. Yang ingin dilakukan Soeharto adalah menjadikan
Indonesia menjadi macan di asia. Maka, ia membutuhkan hal2 yang mendukung itu.
Teknologi salah satunya.
Habibie pun dipanggil. Dia diminta memimpin
proyek industri transportasi Indonesia. Lagi-lagi habibie, melihat jeli masa
depan Indonesia yang jaya. Ia yakin benar, bila Industri Strategis dikembangkan
sedemikian rupa, maka Indonesia yang terdiri atas 17.000 kepulauan ini berubah
menjadi pesat. Mantan ketua umum ICMI ini, menyadari bahwa selaiknya potensi
besar negeri ini disadari.
Visi Habibie terhadap teknologi adalah agar
bangsa ini berdaulat, agar pulau2 terpencil bisa terhubung dan sejahtera, agar
putra bangsa bisa membuat sendiri pesawat yang murah namun canggih sesuai
kebutuhan bangsa ini. Bandingkan dengan visi teknologi dari mobil nasional,
robot nasional dsbnya yang hanya berorientasi industri semata.
“I have some figures which compare the cost of
1kg of airplane compared to 1kg of rice. 1kg of airplane costs $30000 and 1kg
of rice is $0,07. And if you want to pay for your 1kg of high-tech products
with a kg of rice, I don’t think we have enough.” (Sumber : BBC: BJ Habibie
Profile -1998.)
Kalimat diatas merupakan senjata Habibie untuk
berdebat dengan lawan politiknya. Habibie ingin menjelaskan mengapa industri
berteknologi itu sangat penting. Dan ia membandingkan harga produk dari
industri high-tech (teknologi tinggi) dengan hasil pertanian. Ia menunjukkan
data bahwa harga 1 kg pesawat terbang adalah $30.000 dan 1 kg beras adalah 7
sen. Artinya 1 kg pesawat terbang hampir setara dengan 450 ton beras. Jadi
dengan membuat 1 buah pesawat dengan massa 10 ton, maka akan diperoleh 4,5 juta
ton beras.
Jadi Habibie sungguh-sungguh menginginkan
bangsa ini berdaulat, bukan sekedar mempelajari dan membuat teknologi yang
tidak ada kaitannya dengan kondisi bangsa kini dan masa depan.
Proyek pesawat terbang, gatotkaca mengguncang
dunia. Barat melalui media, berupaya melunturkan semangat kebangkitan
Indonesia. Bahkan, Soeharto yang arogan itu, kini menjadi musuh masa depan bagi
Kapitalisme Eropa dan Amerika.
Dikisahkan, kritik terhadap permainan Korupsi
terlihat. Bagaimana mudahnya cara-cara tender kotor sering dilakukan. Habibie
mengkritik itu semua. Siapa yang tidak tahu semua Partai dan Pengusaha
menghalalkan konspirasi tender proyek pemerintahan untuk logistik pemilu
mereka.
Jujur, Indonesia tidak pernah kekurangan para
Teknokrat yang memiliki kapasitas keilmuan di atas teknokrat barat. Indonesia
memliki pula para Politikus ulung yang bersahaja, taqwa bahkan jenius dalam
membuat kebijakan pro-rakyat. Indonesia memiliki para ahli kesehatan yang
sangat konsen dalam menyelesaikan krisis kesehatan dan penyakit. Bahkan, bila
diberikan keleluasaan dan peluang bisa jadi Obat HIV/AIDS itu dapat ditemukan.
Potensi Indonesia ini begitu besar. Sangat
besar sebesar luasnya wilayah teritorial Indonesia. Inilah pentingnya ruh
perjuangan dan pembebasan atas penindasan dan penguatan kemandirian bangsa
ditanamkan di sekolah-sekolah. Lihatlah bagaimana ruh intelektual berpadu
dengan ruh pembebasan atas penindasan ini nampak pada sosok HOS Cokroaminoto,
Ahmad Dahlan, Ki Hadjar Dewantoro, M. Hatta, Kartini dsb.
Alangkah jahatnya (bukan lucunya) para pemimpin
negeri ini. Mereka kurang bersahabat dengan nurani dan tidak mensyukuri karunia
ilahi atas Indonesia. Politik kotor telah jadi kebiasaan dan dihalalkan atas
nama kepentingan kelompok. NeoKapitalisme telah subur dan mencengkram.
Diperparah oleh sekolah dan lembaga pendidikan yang hanya berorientasi
melahirkan intelektual atau kelas pekerja. Padahal sejatinya pendidikan
melahirkan jiwa-jiwa pembebas penindasan negeri ini melalui beragam potensi
yang dimiliki anak-anak Indonesia, teknologi adalah salah satunya.
Alhasil, sampai kapanpun maka Indonesia akan
jalan ditempat. Kita tidak sekedar butuh banyak habibie baru, tetapi mereka
yang berani berkata benar, memberikan kemampuannya dengan keseriusan dalam
membangun negeri, dan tentu negeri yang besar tidak akan melupakan Tuhannya.
Maka, sepatutnya lahir para birokrat, politikus, teknokrat, ilmuwan dan
akademisi serta kaum muda yang mau berjuang untuk membebaskan negeri ini karena
Allah SWT
Lihatlah bagaimana Habibie dengan kecintaannya
pada Technology berhasil memadukannya dengan kecintaan pada Indonesia,
kecintaan pada bangsa Indonesia dan kecintaan pada keluarganya. Semuanya adalah
karunia Allah swt yang mesti disyukuri secara terpadu dengan perjuangan sampai
mati. Bukan kecintaan pada kelompok dan golongan, dengan mengatasnamakan cinta
pada Indonesia.
Kita semua yang masih mencintai negeri ini
tentu merasa sedih dan terpukul ketika menyaksikan Habibie ditemani Ainun masuk
ke dalam hanggar pesawat di PTDI, menyaksikan pesawat CN235. karya anak bangsa
yang diperjuangkan dengan jiwa dan raga, teronggok bagai besi tua. Tiada yang
berteriak membela, tiada yang peduli. Semua bungkam masa bodoh. Sambil memegang
tangan Ainun, Habibie berkata: "Maafkan aku untuk waktu-waktu mu dan
anak-anak yang telah kuambil demi cita-cita ini"
Sesungguhnya kita tidak sedang menangisi
Habibie, tetapi sesungguhnya kita seolah sedang ditampar oleh Habibie, kita
sedang menangisi diri sendiri, menangisi ketidakmampuan kita untuk menjadi
seperti Habibie atau membuat pendidikan yang banyak melahirkan Habibie.
Menjadi seperti Habibie, bukan untuk menjadi
intelektual seperti Beliau, namun untuk memiliki cinta murni yang sama, yaitu
Cinta pada potensi unik pribadi kita, Cinta pada Bangsa ini, Cinta pada Alam
Indonesia, Cinta pada Keluarga, Cinta pada Allah Swt, Cinta pada semua karunia
yang ada lalu kemudian memadukannya dalam Perjuangan di Jalan Allah untuk
membebaskan bangsa dan manusia demi Peradaban yang lebih adil dan damai.
Habibie menyebutnya keterpaduan ini dengan Manunggal.
Habibie berkata:
”Manunggal adalah ”Compatible” atau kesesuaian,
Karena dalam cinta sejati terdapat empat elemen berupa, Cinta yang mumi, cinta
yang suci, cinta yang sejati dan cinta yang sempurna”.Salam Pendidikan Masa
Depan
Spoiler Habibie Quote:
BIOGRAFI SINGKAT PAK HABIBIE
Spoiler:
1. Dimasa kecil, Habibie telah menunjukkan kecerdasan dan semangat tinggi pada ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya Fisika. Selama enam bulan, ia kuliah di Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), dan dilanjutkan ke Rhenisch Wesfalische Tehnische Hochscule – Jerman pada 1955. Dengan dibiayai oleh ibunya, R.A. Tuti Marini Puspowardoyo, Habibie muda menghabiskan 10 tahun untuk menyelesaikan studi S-1 hingga S-3 di Aachen-Jerman.
Habibie mengeluti bidang Desain dan Konstruksi Pesawat di Fakultas Teknik Mesin. Selama lima tahun studi di Jerman akhirnya Habibie memperoleh gelar Dilpom-Ingenenieur atau diploma teknik (catatan : diploma teknik di Jerman umumnya disetarakan dengan gelar Master/S2 di negara lain) dengan predikat summa cumlaude.
Pak Habibie melanjutkan program doktoral setelah menikahi teman SMA-nya, Ibu Hasri Ainun Besari pada tahun 1962. Bersama dengan istrinya tinggal di Jerman, Habibie harus bekerja untuk membiayai biaya kuliah sekaligus biaya rumah tangganya. Habibie mendalami bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Terbang. Tahun 1965, Habibie menyelesaikan studi S-3 nya dan mendapat gelar Doktor Ingenieur (Doktor Teknik) dengan indeks prestasi summa cum laude.
2. Januari 1950 Bung karno mengirim putra-putra terbaik Indonesia ke Belanda untuk belajar tentang industri perkapalan dan dirgantara agar bisa berdikari. "Saya masuk angkatan kelima yang dikirim ke Belanda. Di sana kami belajar bagaimana bisa membuat pesawat dan kapal. Ini agar Indonesia tidak mengimpor kapal maupun pesawat terbang. Bung Karno ingin, kita menjadi negara mandiri," tuturnya mengupas sejarah.
Hanya saja pada 1964, kondisi negara tidak memungkinkan untuk membuat kapal maupun pesawat terbang. Namun karena mendapat amanat Bung Karno, Habibie menyatakan semangatnya kembali terlecut. Bersama sesama ilmuwan lainnya, mantan Menristek ini mengembangkan industri kedirgantaraan.
Inilah kelemahan bangsa kita. Bangsa kita lebih senang mengimpor daripada menggunakan hasil karya putra terbaiknya sendiri (Habibie)
"Bukan karena hobi, tapi karena tidak tahan melihat penderitaan rakyat. Kami ingin membuat pesawat terbang sendiri, sehingga uang negara tidak perlu dihabiskan untuk mengimpor pesawat dari luar negeri," tandasnya.
3. Pekerjaan dan Karir Habibie pernah bekerja di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman, sehingga mencapai puncak karier sebagai seorang wakil presiden bidang teknologi. Pada tahun 1973, ia kembali ke Indonesia atas permintaan mantan presiden Suharto. Ia kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi . Sebelum menjabat Presiden. B.J. Habibie adalah Wakil Presiden (dalam Kabinet Pembangunan VII di bawah Presiden Soeharto. Ia diangkat menjadi ketua umum ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia), pada masa jabatannya sebagai menteri.
4. Masa kepresidenan Habibie mewarisi kondisi kacau balau pasca pengunduran diri Soeharto , sehingga menimbulkan maraknya kerusuhan dan disintegerasi hampir seluruh wilayah Indonesia. Segera setelah memperoleh kekuasaan, Habibie segera membentuk sebuah kabinet. Salah satu tugas pentingnya adalah kembali mendapatkan dukungan dari Dana Moneter Internasional dan komunitas negara-negara donor untuk program pemulihan ekonomi. Dia juga membebaskan para tahanan politik dan mengurangi kontrol pada kebebasan berpendapat dan kegiatan organisasi.
Pengangkatan B.J. Habibie sebagai Presiden menimbulkan berbagai macam kontroversi bagi masyarakat Indonesia. Pihak yang pro menganggap pengangkatan Habibie sudah konstitusional. Sedangkan pihak yang kontra menganggap bahwa pengangkatan B.J. Habibie dianggap tidak konstitusional.
Dibidang ekonomi, ia berhasil memotong nilai tukar rupiah terhadap dolar masih berkisar antara Rp 10.000 – Rp 15.000. Namun pada akhir pemerintahannya, nilai tukar rupiah meroket naik pada level Rp 6500 per dolar AS nilai yang tidak akan pernah dicapai lagi di era pemerintahan selanjutnya. pada tahun 1999 habibie berhenti sebagi presiden. Ia memutuskan tidak mencalonkan diri lagi setelah laporan pertanggungjawabannya ditolak oleh MPR.
Setelah ia turun dari jabatannya sebagai presiden, ia lebih banyak tinggal di Jerman daripada di Indonesia. Tetapi ketika era kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono, ia kembali aktif sebagai penasehat presiden untuk mengawal proses demokratisasi di Indonesia lewat organisasi yang didirikannya "The Habibie Center".Source
Lepasnya Timor Timur dari Negara Indonesia
Spoiler:
Permasalahan ini menjadi senjata para lawan politik dan orang-orang yang bersebrangan dengan Habibie. Lepasnya Timor Timur dituduhkan sebagai kesalahan Habibie yang tidak mampu mempertahankan provinsi tersebut. Sesungguhnya, dari fakta-fakta dan penuturan beliau, lepasnya provinsi termuda tersebut karena kehendak masyarakatnya sendiri. ditambah lepasnya TimTim tidak lepas dari desakan internasional yang dari awal tidak mengakui bergabungnya daerah bekas jajahan Portugal tersebut.
Kita mulai dari sejarah bergabungnnya Timor Timur ke Negara Republik Indonesia. Timor Timur bergabung menjadi bagian dari NKRI secara legal sesuai dengan UU. No 7/1976 pada tanggal 17 juli 1976. Integrasi bumi Loro Sae ke NKRI adalah buah dari aspirasi masyarakat disana melalui Deklarasi Balibo. Oleh karena bergabung belakangan, Timor Timur tidak termasuk bagian dari NKRI pada saat Proklamasi Kemerdekaan RI. Menurut analisis Habibie, pembiaran Timor Timur masuk ke NKRI oleh dunia internasional terutama Amerika dan sekutunya disebabkan pada saat itu terjadi kekosongan pemerintahan di Timor Timur karena Portugal meninggalkan bekas jajahannya tersebut, kekhawatiran blok barat bahwa Timor Timur akan menjadi pangkalan militer blok Timur, hingga kekhawatiran blok barat bahwa Timor Timur akan menjadi daerah komunis. Namun, setelah runtuhnya Blok komunis, dunia barat mulai mempermasalahkan integrasi Timor Timur ke NKRI.
Berbagai resolusi PBB tentang TimTim dan desakan referendum oleh PBB dan Portugal adalah sebagai bukti bahwa dunia internasional tidak pernah ikhlas mengakui bahwa Timor Timur adalah bagian dari NKRI. Sejak masa lalu provinsi ini masih menjadi beban NKRI karena selain desakan internasional dan gejolak masyarakat disana yang sebagian besar pro referendum, tidak sedikit curahan sumberdaya untuk TimTim yaitu 93% APBD provinsi tersebut ditanggung oleh Negara (beberapa kali lipat dibanding provinsi lain ).
Singkatnya, untuk mengatasi permasalahan TimTim, pemerintah Indonesia menawari otonomi diperluas dengan status khusus, namun PBB dan Portugal menolak dan mendesak agar walau kebijakan tersebut dilaksanakan, 5-10 tahun kedepan mereka tetap meminta referendum. Hal ini tentu saja merugikan Indonesia. Ahirnya, diadakan jajak pendapat untuk memberi kebebesan rakyat TimTim menerima atau menolak tawaran status otonomi khusus tersebut. Menerima berarti masih menjadi bagian dari NKRI, menolak berarti mereka mau menentukan nasib sendiri yaitu merdeka. Ternyata hasilnya, 78,5% menolak dan 21,5% menerima. Artinya, lebih dari sepertiga rakyat TimTim memutuskan untuk merdeka dan berpisah dengan rakyat Indonesia. Kenyataan pahit ini harus kita terima karena itu adalah sudah merupakan pilihan yang demokratis dan sesuai dengan hati nurani mayoritas dari rakyat disana.
Keikhlasan Negara Indonesia untuk tidak memaksakan agar Timor Timur tetap menjadi bagian dari NKRI telah sesuai dengan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 .”kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusian dan perikeadilan. Jadi, kita tidak boleh menggunakan/berprilaku “double standard” atau “tolok ukur ganda” dalam menyelesaikan permasalahan Timor Timur.
Akhirnya, dari ulasan Habibie dalam bukunya ini, kita dapat mengerti dan memahami masalah pada waktu itu dan menerima hasil dari penyelesaian permasalahan Timor Timur. Sekali lagi, keluarnya Timor Timur dari NKRI bukan karena kesalahan Habibie dan pemerintahannya, akan tetapi telah sesuai dengan keinginan mayoritas rakyat Timor Timur. Source
berikut cara2 yg di ajarkan orang2 soleh dalam hal makan :
1. cuci tangan (pastinya)
2. berdo'a dulu sebelum makan
3. sebisa mungkin makan dengan menggunakan tangan (jari2) kanan, klo bisa dengan 3 jari... telunjuk, jari tengah, jempol....
tapi ada keringanan di katakan oleh habib Abduloh bin alwi bin muhammad
al haddad sohibul rotib, klo makan nasi dengan 5 jari ndak apa2...
tanpa alat seperti sendok dan lainnya... disini kita dapat pahala sunnah dalam hal makan..
sebab apabila kita maka dengan sendok : sekarang kita pakai logika..
apabila suatu resto telah berdiri selama 10 tahun... 1 sendok itu sudah
masuk ke mulut orang, ratusan bahkan ribuan orang... tapi kalau kita
menggunakan tangan (jari) yang memakai tangan kita itu hanya kita
sendiri.. masa' tangan kite buat nyuapin orang... hahhahaha
dan satu hal, apabila istri kita memberi makan dengan menyuapi anak
nya... usahakan menggunakan tangan, karna makanan yg lewat dari tangan
seorang ibu itu lebih berkah... (usahakan jangan sampai tangan pembantu /
baby sister kita yg menyuapi anak kita).
4. klo makan dari pinggir (memutar, jadi dari pinggir dulu semua mau
mulai agak ke dalam sampai ke tengah)... jangan langsung ngambil dari
tengah2 piring (karena rahmat Allah turun ke makanan yg ada di bagian
tengah..)
5. jangan pernah menyisakan makanan (emang kita tau rahmat Allah turun
di makanan yg mana, mungkin aja sebutir nasi yg tertinggal di piring itu
yg diberikan rahmat oleh Allah SWT)
6. klo makan nasi 1 nampan beramai2.. ambil makanan yg ada di hadapanmu
(pinggiran dekat kita) jangan ngambil bagian orang lain bisa dosa malah
gara2 makan2an orang laen..
7.setelah selsai baca doa juga ya... yach minimal hamdalah..
8. cuci tangan, dengan cara :
a. teteskan sabun cair ke tangan kiri
b. jatuhkan sedikit sabun yg ada di tangan kiri ke tangan kanan
c. bersihkan tangan kanan tanpa memgang tangan kiri, setelah tangan kanan sudah rata dengan sabun
d. usap mulut kita dengan tangan tersebut, lalu bilas dengan air
e. setelah itu baru tangan kanan memgang tangan kiri.. dan membersihkan kedua tangan tersebut.
tambahan lagi gan :
1. tutup makanan / minuman klo belum mau makan...
2. apabila lupa menutup tempat aer di saat malam, jangan diminum air itu
ketika pagi hari.. karna ada waktu2 tertentu di saat malam, penyakit
turun dari langit..
masih banyak kekurangan disini dalam adab makan yg diatur oleh islam.. jadi apabila aagan da yg mau menambahkan silahkan...
silahkan yg mau mengikuti nya... yg ndak mau ya jangan koment dengan kata2 yg kontra... hehehhe
Sholatun bisalamil mubin…linugthotit ta’yii ni ya ghoroomii)6X
Nabiyyuna kaana ashlattak wiini….min ngahdi kun fayakuunu yaa ghoroomii(2X)
back to *(2X)
Ayaman ja’ana khakkon nadhiiri…mughiitsan musbilan subularoshaadi(2X)
back to *(2X)
Allah Ya Allah Ya Allah Ya Allah (4X)
Rosulullahiyaa dhowiil jabiini… wayaamanja’abil khakkil mubiin(2X)
back to *(2X)
Sholatulam tazal tutlaa ngalaika…kami’ thorin nasiim tuhdaa ilaika (2X)
back to * (2X)
Makna nya:
Shalawat serta salam ku persembahkan kepada mu wahai kekasih ku
Sebagai bukti keteguhan ku,wahai Nabi saw (kekasih ku)
Engkaulah sebenar2nya pemberi peringatan pada masa mu
Wahai kekasih ku,wahai Rasulullah saw yang bercahaya wajahnya penunjuk jalan kebenaran
Tak lekang sholawat tercurah pada mu wahai pembawa kebenaran,laksana hembusan angin yang kencang.
Lirik Bahasa Arab nya:
“Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini
kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar
rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi
jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini
amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang
dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat
Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan,
frekuensi otot, saraf dan tulang.
Tahukah
anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai
resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik untuk berada
di dalam rumah pada waktu magrib ini.”
oooh pantesan… hawa setan ternyata.. Berikut hasil search lengkapnya :
Klik Buka:
1. Waktu Subuh
Suka perhatiin ga, kalau waktu selepas subuh apalagi menjelang siang,
warna langit itu (kalau cerah) berwatna biru yang diselingi dengan merah
(orange) yang dihasilkan oleh sinar mentari yang mau terbit.
Dalam islam tidur setelah subuh itu ga boleh gan karena akan ketinggalan rizki. Seperti Sabda Rasulullah,
“Ya Allah berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya”
(HR. Abu Dawud no. 2606, Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahih
At-Targhiib waTarhiib no, 1693)
Selain itu, mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas subuh adalah
karana warna biru mempertenagakan kelenjar tyroid. Bila kelenjar tyroid
kita lemah seseorang itu akan mengalami masalah kehausan sepanjang hari.
Pada Waktu Subuh Alam berada dalam spektrum warna biru muda yang
bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma
tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahasia yang
berkaitan dengan rizki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal
waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama
kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rizki.
Ini karena tenaga alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid
yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad dalam keadaan tidur dalam
arti kata lain lebih baik terjaga daripada tidur. Disini juga dapat
kita ambil hikmah untuk solat di awal waktu.
Bermulanya saat azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap
optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep
resonansi pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya
sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.
2. Waktu Dzuhur
Ketika ini warna kuning mendominasi atmosfera. Mengurangi makan pada
waktu kuning (siang hari) ialah amalan yang terbaik untuk menjaga supaya
pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini adalah mengapa kita
amat digalakkan untuk melakukan puasa sunah Senin dan
Kamis untuk menggurangi beban kerja organ pencernaan.
Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati
yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai
rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu
ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang- ulang kali dalam hidupnya
akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.
3. Waktu Ashar
Kemudian warna alam akan berubah kepada warna orange, yaitu masuknya
waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan
frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang merangkumi sistem
reproduktif.
Rahasia warna orange ialah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal Asar
akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu
Asar dipakai buat tidur.
4. Waktu Magrib
Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini
kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar
rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi
jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini
amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang
dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat
Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan,
frekuensi otot, saraf dan tulang.
Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu
mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan. Kita lebih baik
untuk berada di dalam rumah pada waktu magrib ini.
5. Waktu Isya
Apabila masuk waktu Isya, alam berubah ke warna merah dan seterusnya
memasuki fasa Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman
dan kedamaian dimana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.
Mereka yang kerap ketinggalan Isyanya akan selalu berada dalam
kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah
waktu tidur dalam Islam dimana keseluruhan sistem
tubuh berada dalam keadaan relax / istirahat.